Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Permasalahan Batas Negara wilayah

Written By kolimtiga on Senin, 02 April 2012 | 16.32

Permasalahan Batas Negara wilayah Tugas mengamankan perbatasan langsung Indonesia-Malaysia diserahterimakan dari Batalyon Infanteri 621 Manuntung (Yonif 621/Mtg) kepada Batalyon 413 Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Yonif 413 Kostrad), Minggu (1/4).

Serah terima tersebut dilakukan dalam upacara militer di Pelabuhan Semayang, Minggu.

"Tugas mereka mencegah dan memberantas semua yang ilegal. Ya illegal logging, illegal mining," tegas Panglima Kodam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subekti.

Yonif 621/Mtg telah bertugas selama setahun di perbatasan. Mereka berpatroli di sepanjang batas Indonesia-Malaysia mulai dari Pulau Sebatik, di pegunungan Muller hingga ke Krayan. Mereka mengamankan batas antara Indonesia dengan Sabah, Malaysia.

Di sisi barat, batalyon infanteri yang bermarkas di Kandangan, Kalimantan Selatan itu berjaga di sepanjang Kutai Barat dengan Sabah dan sebagian Sarawak.

Panjang perbatasan Indonesia-Malaysia pada bagian Kalimantan Timur adalah 1.038 kilometer. Pada jarak itu, yang hampir seluruhnya berada di punggungan pegunungan Muller yang berhutan lebat, TNI membangun 79 pos pengamanan.

Sebagian pos tersebut dekat dengan pemukiman penduduk, sebagian lagi terpencil namun Permasalahan Batas Negara wilayah
16.32 | 0 komentar | Read More

Pelantikan Muhaimin Iskandar

Pelantikan Muhaimin Iskandar Pontianak (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar melantik Ketua DPW PKB Kalimantan Barat terpilih Mulyadi Tawik dan sejumlah pengurus partai itu, Minggu.

"Saya ucapkan selamat atas pelantikan Mulyadi Tawik sebagai Ketua DPW PKB dan sejumlah pengurus PKB Kalbar," kata Muhaimin Iskandar yang didampingi Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi seusai melantik sejumlah pengurus DPW PKB Kalbar di Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak.

Tema yang diangkat oleh DPW PKB Kalbar yakni "Memperkokoh solidaritas kader menuju pemenangan PKB pada Pemilu 2014".

Muhaimin menjelaskan, DPW PKB yang baru dilantik tersebut harus siap bertarung pada Pemilu 2014. "Saya minta DPW PKB Kalbar minimal dapat mengirimkan satu kursi wakilnya pada DPR RI pada 2014," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin juga meminta pengurus DPW PKB yang baru untuk menggerakkan mesin politiknya dalam merekrut kader-kader dan simpatisan pemula dalam pemenangan Pemilu 2014.

"PKB adalah partai plural dan Bhinneka Tunggal Ika dan bertujuan memajukan seluruh rakyat Indonesia sehingga kadernya tidak hanya dari umat Muslim, tetapi juga dari Tionghoa, Batak dan etnis lain, bahkan dari Kristen juga banyak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalbar Mulyadi Tawik yang baru saja dilantik mengatakan, optimististis bisa membesarkan PKB lebih besar lagi dari sekarang.

"Kami memang menargetkan bisa mengutus minimal satu kursi pada DPR RI pada Pemilu 2014, dan juga menargetkan bisa membentuk fraksi PKB pada DPRD provinsi, dan kabupaten/kota di Kalbar," ujarnya.Pelantikan Muhaimin Iskandar
16.29 | 0 komentar | Read More

Guru Kreatip Murip Inovatip

Guru Kreatip Murip Inovatip Pengamat pendidikan Universitas Negeri Medan Prof Khairil Ansari mengatakan, kualitas guru juga sangat menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Tentunya sangat berpengaruh, bagaimana anak didik bisa bagus kalau yang mengajarnya tidak berbobot.Makanya guru jangan pernah merasa cukup puas dengan ilmu yang sudah diraihnya, namun ia harus terus semakin giat belajar," katanya di Medan, Rabu.

Hal tersebut dikatakannya menanggapi semakin rendahnya peringkat guru di Sumatera Utara (Sumut) dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA) yang hanya berada di peringkat 25 dari 33 provinsi di tanah air dengan nilai rata-rata 37,4 atau jauh dibawah rata-rata nasional, yakni 42,25.

Perolehan yang dicapai guru di Sumut itu tentunya membuat prihatin, apalagi Universitas Negeri Medan (Unimed) merupakan salah satu perguruan tinggi penghasil tenaga pendidik, yang lulusannya bukan hanya menjadi tenaga pengajar di kota Medan, namun juga dibeberapa daerah lainnya.

Hal ini membuat Unimed penasaran setelah melihat hasil UKA tersebut secara keseluruhan, dan berapa jumlah guru tamatan perguruan tingggi itu yang mendapatkan nilai buruk.

"Sebagai pencetak guru kita harus intropeksi diri. Apalagi pada tahun 2011, hasil ujian nasional siswa kita terlalu dibanggakan karena berada di posisi tiga besar untuk tingkat nasional. Namun dengan hasil UKA ini berbanding terbalik dengan perolehan yang telah kita raih sebelumnya," katanya.

Sebenarnya, lanjut dia, Unimed memang bertugas mencetak mahasiswa menjadi seorang guru, namun setelah mahasiswa tamat dan menjadi guru, yang membina adalah dinas pendidikan.

"Apakah muatan lokal yang telah didapatkan para guru dalam bangku kuliah masih diterapkan dan dilanjutkan lagi saat di dinas, kita kan tidak tahu. Ini yang juga seharusnya diperhatikan semua pihak, apakah ada upaya meningkatkan kualitas guru dari dinas," katanya.

Ketika ditanya apakah faktor usia mempengaruhi kualitas guru, Khairil mengatakan, faktor usia tidak bisa dijadikan sebagai alasan utama dalam menghambat keberhasilan para guru mengikuti ujian.

Karena, menurut dia, semakin bertambahnya usia, maka akan bertambah pula pengalaman mengajar dan pastinya keilmuan yang dimiliki guru tersebut.

"Penurunan daya fikir memang ada. Namun bagi substansi keilmuan, materi yang diberikan kepada guru dalam uji kompetensi sesuai dengan tingkat kesulitan untuk seorang guru," katanya Guru Kreatip Murip Inovatip
16.15 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger